Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Dia terkejut menerima reaksi kemarahan dari seorang saudara sekomunitasnya. Saudara tersebut merasa bahwa ia menyalahkan dirinya meski sesungguhnya ia sama sekali tidak bermaksud untuk menyalahkannya. Ia... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO Hari ini dia berangkat ke sebuah paroki, tempat dia menjalankan tugas perutusan sebagai diakon. Di satu sisi ia sangat siap untuk tugas perutusan ini karena bekal yang... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Di awal ia memeluk hidup kerahiban, ia sudah menyukai keheningan dalam kehidupan sehari-hari meskipun ia tidak terlalu banyak mengerti akan tujuan keheningan yang ia jalani. Yang... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Ia putuskan untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak Papua, meskipun upah yang ia terima hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari. Kepedulian dan belas kasihnya kepada anak-anak Papua sungguh luar... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Kita semua punya kenangan natal yang penuh sukacita di masa lalu, termasuk di dalam keluarga kami. Salah satu kenangan natal yang penuh sukacita dan sekaligus menciptakan keakraban... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Secara berkala ia selalu mengunjungi pertapaan St. Maria Rawaseneng untuk mengalami keheningan. Dunia tempat ia tinggal sehari-hari penuh kebisingan dan mengabaikan keheningan. Kesibukan bekerja membuat kelelahan dirinya... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Ia mengenakan pakaian kebaya warna putih dengan corak bunga warna merah di bagian depan membentuk dua garis merah yang indah dan juga lingkaran merah di ujung lengan.... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Akhirnya umat mengetahui secara resmi bahwa romo paroki mereka akan pindah tugas, setelah gembala mereka tersebut menyampaikannya di akhir misa minggu itu. Ia mengucapkan terimakasih atas kerjasama... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Tubuh jasmaninya yang sudah tidak berdaya, akhirnya membuat dirinya pasrah untuk diistirahatkan di rumah sakit. Sebenarnya sudah satu minggu lalu ia sudah merasakan tubuh jasmaninya memerlukan... Read more »
Oleh BAVO BENEDICTUS SAMOSIR, OCSO* Ia masuk ke ruang pengakuan lalu mengenakan stola di atas pundaknya dan membiarkan ujung stola menjuntai ke bawah ke bagian depan. Kemudian ia mendudukan dirinya dengan posisi... Read more »
