Surat Gembala ARDAS 2026 Bagi Umat Katolik Keuskupan Surabaya

Dibacakan di semua Gereja, Kapel dan Komunitas pada HR St Maria Bunda Allah, 1 Januari 2026.

No. 881/G.111/XI/2025

Mengembangkan Tanggung Jawab Berparoki Melalui Pancatugas Gereja

Para Imam, Biarawan-Biarawati, Fungsionaris Paroki, Kevikepan, dan seluruh Umat Allah, yang terkasih.

Sesuai arahan Musyawarah Pastoral Keuskupan Surabaya, pada tahun 2025-2026, seluruh Umat Keuskupan Surabaya menghidupi panggilan sebagai ‘Persekutuan Murid Kristus yang dewasa dalam Iman’. Sepanjang tahun 2025, bersamaan dengan Tahun Yubileum Pengharapan, Gereja Keuskupan Surabaya menghayati pewujudan TRITUGAS KRISTUS (Imam, Nabi dan Raja) dalam hidup berparoki. Gereja ada untuk melanjutkan misi/tugas Tuhan Yesus tersebut. Di Hari Raya Santa Maria Bunda Allah ini, saya mengucapkan terimakasih atas antusiasme Anda semua, baik dalam melakukan gerakan iman atas tritugas Kristus maupun dalam menghayati peziarahan pengharapan sepanjang tahun Yubileum 2025.

Pada tahun 2026 ini, di saat kita mensyukuri usia 65 tahun Keuskupan Surabaya, kita hendak mengembangkan tanggungjawab pendewasaan hidup berparoki melalui pewujudan pancatugas Gereja. Gereja mewujudkan jatidirinya melalui 5 tugas, yakni:

i) Melaksanakan peribadatan (liturgia) yang benar, indah, sakral dan

ii) Mewartakan (kerygma)sukacita Injil dan menyampaikan serta meneruskan kekayaan ajaran Gereja kepada Umat Allah dan dunia.

iii) Membangun persekutuan (koinonia) Gereja sesuai jatidiri dan perutusannya bagi dunia.

iv) Melakukan pelayanan kasih (diakonia) bagi yang miskin, korban bencana, sakit, terbelenggu, tertindas, tersingkir, terabaikan dan termasuk dalam pelayanan kasih ini, tindakan kasih demi kelestarian alam ciptaan (eco-pastoral).

v) Memberikan kesaksian hidup (martyria), keteladanan dan kepeloporan dalam mewujudkan keberpihakan Kristuspada nilai Kerajaan Allah khususnya keadilan, kebenaran, perdamaian dan kesucian martabat manusia maupun kelestarianalam ciptaan.

Seiring Pendewasaan Paroki melalui pancatugas Gereja tersebut, di tahun 2026 ini saya mengajak untuk membaharui data umat dan menerapkan sistem informasi digital dalam keuangan paroki, serta menguatkan peran Kevikepan dalam tata kelola penggembalaan di seluruh wilayah keuskupan Surabaya. Koordinasi dan komunikasi Pastoral akan sangat dilancarkan jikalau forum-forum kevikepan direvitalisasi, seperti: Forum Pastoral Kevikepan, Forum pastoral serumpun, koordinator bidang, Tim penguatan/pendampingan Paroki dan temu kolegialitas imam sekevikepan.

Umat Allah yang terkasih,

Kita mengucap syukur kepada Allah, bahwa pada tanggal 15-16 November 2025 telah terlaksana Musyawarah Pastoral Pendidikan Katolik Keuskupan Surabaya. Di dahului dengan proses pra-mupas, melalui survey dan penelitian yang serius atas realitas, problematika, harapan dan usulan penegasan identitas, misi dan strategi karya Pendidikan Katolik. Maka telah dihasilkan arah dasar Pendidikan Katolik, Rencana Strategis 2026-2030, terbentuknya Dewan Pendidikan Katolik dan Pusat Layanan Pendidikan.

Krisis pada Lembaga Pendidikan Katolik mendorong kita semua untuk memperkuat relasi dan kesatuan misi antara Lembaga Pendidikan Katolik dengan Gereja. Di samping itu bukan hanya banyaknya sekolah Katolik kekurangan murid, namun juga kondisi ekonomi pasca pandemi menyebabkan banyaknya keluarga tidak mampu membayar biaya pendidikan. Dalam hal pembinaan iman sejak dini, saat ini kita juga kekurangan guru Agama Katolik. Oleh karena itu kita semua terpanggil untuk: a) membangkitkan solidaritas dan subsidiaritas Umat Allah di Paroki demi semakin banyaknya anak-anak kita dapat dibantu untuk memenuhi biaya pendidikan. b) mendorong anak-anak muda kita terpanggil menjadi guru agama, guru di lembaga pendidikan Katolik dan katekis. c) terbangunnya gerak bersama dan bekerja sama antar sekolah Katolik untuk mengembangkan kualitas dan kekhasan sekolah Katolik di tengah gempuran zaman, d) meningkatkan rasa tanggungjawab Gereja terhadap karya pendidikan kita, e) menjadikan bulan Oktober mulai tahun 2026 sebagai Bulan Pendidikan Katolik Keuskupan.

Saudara-saudari Umat Allah yangterkasih,

Saat ini kita semua prihatin atas aneka bencana melanda sebagian masyarakat kita. Saya sangat bangga dan bersyukur atas kepedulian dan kemurahan hati umat Katolik Keuskupan Surabaya yang berbelarasa dengan saudara-saudari kita yang sedang menderita. Banyak bencana di negeri ini bersumber dari sikap keserakahan, kekuasaan dan ketidakadilan segelintir orang yang memperparah perubahan iklim. Marilah kita mewujudkan semangat Laudato Si, menumbuhkan tanggungjawab atas nasib generasi yang akan datang dengan menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati, mulai dari keluarga dan lingkungan kecil kita.

Seraya menutup tahun Yubileum Pengharapan, kita bersama Santa Maria Bunda Allah, berkomitmen mengisi peziarahan hidup yang singkat ini dengan tindakan kasih nyata bagi kesejahteraan umum. Setiap keluarga, lingkungan, hingga Paroki dengan cara menghidupi dan mewujudkan pancatugas Gereja, maka kita ambil bagian dalam karya keselamatan Allah.

Tuhan memberkati.

Surabaya, 22 Desember 2025

 

Mgr Agustinus Tri Budi Utomo

Uskup Surabaya

Bagikan:

Recommended For You

About the Author: redinspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *