Renungan Harian 30 Agustus 2026

Minggu, 30 Agustus 2026

Hari Minggu Biasa XXII

Bacaan I               :Yer.20:7-9

Bacaan II              :Rm. 12:1-2

Bacaan Injil         :Mat. 16:21-27

Apakah kaki kita pernah tersandung batu? Bagaimana rasanya? Dalam hidup bersama apa saja yang menjadi “batu sandungan”? Bagaimana caranya agar hidup kita sebagai murid Kristus tidak menjadi “batu sandungan” bagi hidup bersama?

Dalam buku “Community of Hope (Menjadi Murid Yesus Mewartakan Pengharapan)”, Kardinal Ignatius Suharyo dengan sangat menarik mengungkapkan bagaimana proses pembinaan dasar para murid,pembinaan lanjutan (on going formation), pola pembinaan, tujuan pembinaan dasar dan buah-buah pembinaan.

Terkait dengan tujuan pembinaan dasar para murid, dinyatakan bahwa secara umum para murid pertama-tama dibina untuk menjadi pribadi yang dewasa, peka terhadap penderitaan orang lain dan berbelarasa. Lantas, ke arah mana para murid dibina? Ada tiga arah, yakni Yesus ingin membina para murid menjadi pribadi-pribadi yang lepas bebas, siap menyerahkan diri seutuhnya kepada Allah Bapa,dan mengajak para murid untuk mengerti salib.

Bacaan Injil hari ini menguraikan bagaimana jalan kemuridan itu harus dihayati oleh para rasul dan kita semua. Ada 3 syarat untuk menjadi murid Yesus, yaitu: menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikuti Yesus.

Menyangkal diri adalah menempatkan kebenaran dan kehendak Allah lebih tinggi daripada keinginan pribadi. Menyangkal diri berarti menyangkal keinginan daging kita, baik ego, ambisi, pikiran,perasaan maupun kehendak diri sendiri, lalu bertekad melakukan apa yang Tuhan Yesus kehendaki.

Yohanes Gunawan, Pr

Rektor Seminari Tahun Orientasi Sanjaya, 

Jangli, Semarang

Bagikan:

Recommended For You

About the Author: redinspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *