Promosikan Panggilan, 50 Biarawan-Biarawati dari 18 Tarekat dan Kongregasi Live In di Paroki Baturetno

Tim pelayanan Promosi Panggilan Paroki St Yusup Baturetno, Wonogiri mengadakan Kegiatan Live In Panggilan menjadi Biarawan-Biarawati pada tanggal 15-17 Mei 2026. Kegiatan promosi panggilan ini   mengusung tema “Joyfull because He calls me”.  Kegiatan ini diikuti sekitar 50 biarawan dan biarawati dari 18 tarekat dan kongregasi di wilayah Keuskupan Agung Semarang dan juga wilayah keuskupan lain. Beberapa kongregasi yang hadir antara lain OSU, SJ, FSGM, SCJ, FIC, CB, BHK, FCh, PPYK, MASF, FSE, SFD, OSF, FCJ, SSpS, OCD, BM, dan FCJM. Kehadiran para peserta dari berbagai latar belakang spiritualitas tersebut memberikan warna tersendiri dalam dinamika kegiatan.

Pastor Paroki St Yusup Baturetno, Romo Eduardus Didik Chahyono SJ, mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi sarana pendampingan dan pengenalan hidup panggilan bagi kaum muda agar semakin berani menanggapi panggilan Tuhan sebagai pastor, bruder, frater maupun suster. “Dengan live in ini, para suster, bruder, dan frater berkesempatan untuk berjumpa dan berbagi cerita atas perjalanan hidupnya menanggapi panggilan Tuhan. Para suster, bruder dan frater dapat mengkomunikasikan kabar gembira hidup sebagai pelayan-pelayan Tuhan. Perjumpaan yang nyata ini harapannya dapat memberikan kesan mendalam bagi umat Paroki Baturetno khususnya rekan-rekan muda sehingga pada saatnya ada yang tergerak untuk bersedia menjadi suster, bruder maupun Pastor,” kata Romo Didik.

Ketua panitia Live In, FX. Unggul Baroto memaparkan, promosi panggilan tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan kebersamaan, kunjungan umat, doa bersama, bermain bersama, sharing pengalaman panggilan, hingga hidup sederhana di tengah masyarakat pedesaan. “Rekan-rekan muda dan umat diajak untuk berinteraksi secara lebih intens dengan para suster, bruder dan frater,” ungkapnya ”

Salah satu suster biarawati, Sr. Gabriela, SFD, mengaku sangat terkesan dengan cara tersebut. “Acaranya asyik dan berkesan karena Baturetno merupakan wilayah pedesaan yang memiliki berbagai keunikan,” kata Sr. Gabriela.

Hal senada juga disampaikan oleh Fr. Winu, Novis SJ, yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan cerita dan pengalaman tersendiri dalam perjalanan panggilannya. “Membuat cerita dan kesan tersendiri dalam perjalanan panggilan kami, mantap pokoknya,” ungkapnya dengan antusias.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur umat paroki. Orang muda , anak-anak  serta bapak dan ibu Pamong Lingkungan turut ambil bagian sebagai panitia dan pendamping kegiatan. Semangat kebersamaan dan pelayanan yang terjalin selama acara mencerminkan wajah Gereja yang hidup, ramah, dan peduli terhadap perkembangan panggilan kaum muda.

Melalui kegiatan ini, Paroki St. Yusup Baturetno kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan hidup panggilan di tengah Gereja, sekaligus menjadi ruang perjumpaan yang penuh sukacita bagi para religius dan kaum muda.

 

Bagikan:

Recommended For You

About the Author: redinspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *