Renungan Harian 21 Juli 2022

Hikmah yang dapat kita petik:

Satu, dikisahkan beginilah firman Tuhan: “Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, kepada cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin.
Ketika itu Israel kudus bagi TUHAN, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Tetapi segera setelah masuk, mereka menajiskan tanah-Ku. Tanah milik-Ku telah mereka buat menjadi kekejian. Mereka menukarkan allahnya meskipun itu sebenarnya bukan allah”.

Tuhan Allah begitu sedih atas dosa yang dilakukan umat-Nya, yaitu menukar Allah dengan yang bukan allah (berhala buatan tangan manusia). Hal itu terjadi ketika mereka mengalami kemakmuran.

Hendaknya kita ketika sukses, kaya dan makmur tetap setia kepada Tuhan dan mengakui Dia sebagai Sumber Kehidupan, dengan tetap melakukan ibadah bersama umat Allah.

Dua, Yesus bersabda: “Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar”.

Pertama-tama hendaklah kita bersyukur bahwa mata dan telinga kita sehat (= tidak cacat) sehingga bisa melihat dan mendengar dengan baik.

Kedua, mata adalah “alat bantu” untuk melihat dengan cermat dan teliti, dan telinga adalah “alat bantu” untuk mendengarkan pesan atau berita dengan lebih jelas dan mantap.

Ketiga, dua alat bantu itu memungkinkan orang untuk menangkap atau memahami serta mengakui  hadirnya Pribadi yang memberi 2 alat bantu itu. Dia adalah Allah yang maha pengasih.

Semoga kita selalu terdorong untuk bersyukur karena melihat dan mendengar “Anak Allah” yang menyapa kita. Amin.

Mgr Nico Adi MSC

Bagikan:

Recommended For You

About the Author: redinspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *