Tanggal 18-25 Januari merupakan momentum penting dalam kehidupan Timin. Itu sangat nyata sejak tahun 2008 hingga 2019 saat Timin menerima tugas perutusan sebagai Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Komisi HAK KAS). Saat itu Timin menyadari betapa pentingnya tanggal 18-25 Januari. Di tahun 2008, tanggal 18-25 Januari menjadi momentum penting sebab ternyata tanggal tersebut yang merupakan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen, sudah berlangsung satu abad sejak dimulai pertama kali di tahun 1908 oleh seorang imam bernama Paul Watson.
Dalam penanggalan liturgi Gereja Katolik, tanggal 18-25 Januari selalu dicantumkan dengan keterangan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen. Sesudah Konsili Vatikan II (1962-1965) perhatian Gereja Katolik atas Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen semakin meningkat. Bahkan mulai dilakukan kerja sama ekumenis dalam mempersiapkan bahan doa, refleksi, dan ibadah ekumenis. Kerja sama itu dilaksanakan oleh Dewan Kepausan untuk Promosi Persatuan Umat Kristen. Kini Dewan Kepausan itu bernama Dikasteri untuk Promosi Memajukan Persatuan Kristen.
Gegara pelayanan sebagai Ketua Komisi HAK KAS, hati Timin tak bisa terlepas dari gerakan ekumenis melalui Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen tersebut. Apalagi sejak Januari 2025, Timin mendapat perutusan di Komisi HAK Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Komitmen tersebut semakin kuat.
Atas nama komitmen tersebut Timin tak segan-segan melakukan safari Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen di Januari 2026. Tanggal 18 Januari 2026, Timin mendukung dan bersinergi dengan Romo Kristi Sekretaris Komisi Kepemudaan KWI, untuk membuka Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen di Aula Henry Soetio KWI. Esok harinya, 19 Januari Timin menyelenggarakan Ibadah Ekumenis bersama Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan FUKRI (Forum Umat Kristen Indonesia) di Kapel Fransiskus KWI. Tanggal 20 Januari di Gereja St Theresia Lisieux Gempol Malang. Selanjutnya secara bertutut-turut Ibadah Ekumenis dalam rangka Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen diikuti oleh Timin di Gereja Katolik Baciro DIY (tanggal 21 Januari), di GPDI Golgota Puluhan Sawangan Magelang (22 Januari), di Gereja Katolik Purbowardayan Solo (23 Januari), di Gereja Gereformeerd Semarang (24 Januari), dan di Gereja Katolik Sambiroto Semarang (25 Januari).
Dalam semuanya itu Timin belajar menghayati Doa Yesus dalam Injil Yohanes 17:1-26. Yesus berdoa agar para murid-Nya bersatu sama seperti Bapa dan Putra sebagai kesaksian bagi dunia. Syukur kepada Allah (Timin)
