Renungan Harian 31 Januari 2026

Hari ini kita memperingati 1 orang kudus yaitu St. Yoh Bosko. Dia adalah seorang imam yang mengabdikan dirinya untuk pendidikan kaum muda, khususnya bagi mereka yang miskin dan tertinggal.

Melalui Filp 4: 4-9 Paulus menyapa umatnya: Saudara-saudara, bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Matius dalam injilnya (18: 1-5) mewartakan: Pada waktu itu datanglah para murid kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”

Hikmah yang dapat kita petik:

Satu, Paulus meyakinkan umatnya bahwa segala sesuatu yang dialami umatnya baik itu yang berat dan menyedihkan maupun yang menggembirakan, disampaikan kepada Allah dengan ucapan syukur. Hal itu merupakan tanda bahwa Paulus amat yakin bahwa Allah akan memberikan anugerah-Nya tanpa memperhitungkan kesalahan dan beban dosa umat-Nya karena Dia siap mengampuni dosa umat-Nya. Semoga kita pun rela bertindak demikian.

Dua, jawaban atas pertanyaan “Siapakah yang terbesar di dalam kerajaan surga?” adalah orang yang mempunyai sikap/sifat seorang anak kecil: tenang, pasrah, taat, murni hatinya dan berbicara sesuai dengan isi hatinya. Dia tidak menambah atau mengurangi cerita, dan menyatakan apa adanya. Semoga sikap dan sifat baik itu tetap tumbuh dan berkembang dalam diri kita. Amin.

Mgr Nico Adi MSC

Bagikan:

Recommended For You

About the Author: redinspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *